Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sejarah

Makna Proklamasi dalam Isi Kandungan UUD 1945

Berikut ini adalah pembahasan tentang Proklamasi dan UUD 1945 meliputi makna proklamasi, makna uud, isi uud 1945, arti uud 1945, kandungan uud 1945. Hubungan Proklamasi dengan UUD 1945 Makna Proklamasi dalam UUD 1945 Setelah mempelajari Proklamasi dan UUD 1945, kamu dapat menarik garis hubungan antara Proklamasi dan UUD 1945. Proklamasi memiliki berbagai makna dan jika dihubungkan dengan UUD 1945, dapat disimpulkan sebagai berikut. UUD 1945 merupakan penjabaran terperinci dari Proklamasi karena dengan Proklamasi, mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Pernyataan ini tertuang dalam alinea kedua Pembukaan UUD 1945. UUD 1945 merupakan tertib hukum setelah Proklamasi. Hal ini mengandung makna UUD 1945 sebagai pengganti hukum kolonial dan merupakan sumber hukum bagi peraturan-peraturan di bawahnya. UUD 1945 yang merupakan hukum dasar tertulis yang berfungsi menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan negar...

Pengertian dan Isi UUD 1945 Sebelum dan Sesudah Amandemen

Berikut adalah pembahasan mengenai isi pembukaan uud 1945, isi uud 1945, isi amandemen uud 1945, isi undang undang, batang tubuh uud, isi batang tubuh uud 1945, pengertian uud 1945, uud sebelum amandemen, dan uud setelah amandemen. Pengertian dan Isi UUD 1945 Pengertian UUD 1945 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, atau disingkat UUD 1945 atau UUD '45, adalah hukum dasar tertulis (basic law), konstitusi pemerintahan negara Republik Indonesia saat ini. UUD 1945 disahkan sebagai undang-undang dasar negara oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. (id.wikipedia.org) Gambaran Umum Tentang UUD 1945 Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri atas Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan. Pada waktu PPKI mengesah kan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945, UUD hanya ter diri atas Pembukaan dan Batang Tubuh. Melalui Berita Republik Indonesia pada 15 Februari 1946, naskah yang terdiri atas pembukaan, batang tubuh, dan penjelasan dimasukkan men jadi bagian dari ...

Macam-macam Nilai Perjuangan dalam Pancasila dan UUD 1945

Berikut ini akan dijelaskan materi yang berkaitan dengan nilai nilai dalam pancasila, nilai-nilai pancasila, nilai-nilai perjuangan, macam macam nilai pancasila, pelaksanaan nilai nilai pancasila, dan nilai-nilai dalam konstitusi pertama. Nilai-nilai Dalam Konstitusi Pertama Dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia sampai memperoleh kemerdekaan, terdapat nilai-nilai perjuangan yang patut kamu pertahankan dan laksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang dapat kamu praktikan, yaitu sebagai berikut. Nilai persatuan dan kesatuan , yaitu pencapaian kesepakatan atas batang tubuh UUD 1945 memerlukan jiwa persatuan dan kesatuan. Golongan nasionalis dan golongan nasionalis agamis tidak mempertahankan pendapatnya. Golongan nasionalis dan golongan nasionalis agamis tidak ingin keutuhan dan kemerdekaan yang telah dicapai menjadi terpecah belah kembali. Untuk itulah, penghapusan tujuh kata kunci dalam rumusan Piagam Jakarta menunjukkan semangat menjaga ke utuhan bangsa dan negara. Nilai...

Suasana Kebatinan dalam Rumusan Dasar Negara dan Pokok Pikiran UUD 1945

Berikut ini adalah pembahasan yang meliputi suasana kebatinan dalam dasar negara, perumusan dasar negara, pokok pikiran uud 1945, dan latar belakang perumusan dasar negara. Suasana Kebatinan Ketika Merumuskan Dasar Negara dan UUD 1945 Suasana Kebatinan dalam Merumuskan Dasar Negara Suasana kebatinan ketika merumuskan dasar negara dapat dilihat dari sikap kebersamaan, menghormati pendapat orang lain, tidak memaksakan kehendak, mementingkan persatuan dan kesatuan, legawa (ikhlas) dalam menerima keputusan dengan penuh tanggung jawab. Selain itu, suasana kebatinan diselimuti oleh keadaan negara yang masih dalam suasana peperangan dan dijajah oleh negara lain, Oleh karena itu, Ir. Soekarno sebagai ketua PPKI menegaskan bahwa apa yang diputuskan hari itu adalah UUD Sementara atau Undang-Undang Dasar Kilat, sehingga nantinya dapat dibicarakan lagi untuk diubah jika bangsa Indonesia sudah hidup bernegara dalam suasana tenteram. Hal ini seperti yang ditulis oleh Moh. Yamin mengutip perkataan Ir...

Hasil Sidang PPKI Tanggal 18 Agustus 1945 Tentang Rumusan Dasar Negara dan Undang-undang Dasar

Pembahasan dalam artikel kali ini adalah seputar sidang ppki, hasil sidang ppki 18 Agustus 1945, rumusan dasar negara, rumusan pancasila, dan perumusan dasar negara. Hasil Sidang PPKI Serta Pengesahan Pancasila dan UUD 1945 Perubahan dalam Sidang PPKI Pada 18 Agustus 1945, semua anggota PPKI diundang untuk melaksanakan sidang guna menetapkan UUD serta memilih presiden dan wakil presiden. Dalam persidangan itu, terdapat beberapa perubahan rumusan pembukaan UUD hasil Piagam Jakarta dan rancangan batang tubuh UUD hasil Sidang II BPUPKI. Empat perubahan yang disepakati tersebut adalah sebagai berikut. Kata Mukaddimah diganti dengan kata Pembukaan. Sila pertama, yaitu Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk pemeluknya” diganti dengan rumusan “Ketuhanan Yang Maha Esa.” Perubahan pasal 6 UUD yang berbunyi “Presiden ialah orang Indonesia asli yang beragama Islam” menjadi “Presiden ialah orang Indonesia asli.” Pasal 28 UUD 1945 yang berbunyi “Negara berdasar atas Ketuh...

Perumusan dan Detik-detik Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Beserta Foto Naskah Proklamasi Otentik dan Klad

Gambar
Pada pembahasan kali ini kita akan membahas materi yang berkaitan dengan detik detik proklamasi, pelaksanaan proklamasi, perumusan proklamasi, teks asli proklamasi, tadashi maeda, laksamana tadashi maeda, isi proklamasi indonesia, hari proklamasi indonesia, hari merdeka indonesia, proklamasi kemerdekaan indonesia. Perumusan dan Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Pada 16 Agustus 1945, dibuat naskah pernyataan kemerdekaan yang disusun oleh anggota-anggota PPKI dan tokoh pemuda di kediaman Kolonel Maida , seorang Perwira Angkatan Laut Jepang. Pada saat itu, tidak ada yang membawa naskah Piagam Jakarta yang telah disepakati untuk dijadikan teks proklamasi, sehingga dirumuskanlah tentang teks proklamasi atau pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia. Tepat pada pukul 10.00 hari Jumat, tanggal 17 Agustus 1945, teks yang telah disusun semalam, dibacakan dan ditandatangani oleh Seokarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia. Naskah Otentik Proklamasi Naskah Klad yang Diketik oleh Sayuti...

Kronologi Sejarah Peristiwa Rengas Dengklok Sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas materi yang berkaitan dengan peristiwa rengas dengklok, peristiwa sebelum proklamasi, perbedaan pendapat golongan muda dan golongan tua, golongan muda, golongan tua, sejarah peristiwa rengas dengklok, dan kronologi peristiwa rengas dengklok. Sejarah Peristiwa Rengas Dengklok Janji Kemerdekaan dari Jepang Pada 9 Agustus 1945, Radjiman, Ir. Soekarno, dan Drs. Moh. Hatta diundang Komando Tertinggi Jepang. Jenderal Terauchi, di Dalat Saigon. Pada 12 Agustus 1945 Jenderal Terauchi memberitahukan bahwa pemerintah Jepang telah memutuskan untuk segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Telah direncanakan dan disetujui bahwa akan dibuat majelis pembentuk UUD yang akan bersidang pada 19 Agustus 1945. Setelah itu, pada 24 Agustus 1945, Indonesia akan diproklamasikan kemerdekaannya. Menurut Ir. Soekarno, terdapat tiga keputusan yang disampaikan yaitu sebagai berikut. Ir. Soekarno diangkat sebagai Ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan dan wakilnya Drs...

Pembentukan Panitia Sembilan dan Anggota Panitia Sembilan Beserta Fotonya

Gambar
Berikut ini adalah pembahasan tentang panitia sembilan yang melipuuti anggota panitia sembilan, sebutkan anggota panitia sembilan, keanggotaan panitia sembilan, tokoh panitia sembilan, pembentukan panitia sembilan, anggota panitia sembilan beserta fotonya, foto panitia sembilan beserta namanya, kapan panitia sembilan dibentuk. Pembentukan Panitia Sembilan Dalam sidang I BPUPKI , belum terjadi kesepakatan final tentang rumusan dasar negara. Pada 2 Juni 1945, dibentuk sebuah panitia kecil yang berkewajiban menggolong-golongkan dan memeriksa usulusul tertulis dari anggota mengenai kemerdekaan tanah air Indonesia. Panitia kecil tersebut beranggotakan 8 orang, yaitu Ir. Soekarno sebagai Ketua Panitia Kecil kemudian menyampaikan laporan apa yang telah dikerjakan sejak 1 Juni. Disebutkan bahwa pada 22 Juni, berlangsung rapat antara Panitia Kecil dengan Anggota Dokuritsu Jyunbi Coosakai yang berjumlah 39 orang di gedung kantor Besar Jawa Hooko Kai. Anggota Panitia Sembilan Hasilnya, terbentukl...

Suasana Sidang BPUPKI dan Hasil Sidang BPUPKI Pertama Tanggal 29 Mei 1945

Berikut ini adalah pembahasan tentang sidang BPUPKI Pertama yang meliputi Sidang I BPUPKI, hasil sidang bpupki pertama, hasil sidang pertama bpupki, hasil sidang bpupki 1, suasana sidang bpupki pertama. Sidang BPUPKI Pertama Sidang I BPUPKI di laksanakan mulai 29 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni 1945 yang dilangsungkan di Gedung Tiuoo Sangi in (sekarang menjadi Gedung Departemen Luar Negeri). Dalam sidang I BPUPKI, dibahas tentang dasar negara. Hal ini didorong oleh pertanyaan pertama ketua BPUPKI, yaitu Dr. Radjiman Wediodiningrat yang menanyakan apa dasar negara bagi negara yang akan segera dibentuk. Sidang I BPUPKI mencapai suatu kesepakatan luhur yang dikenal dengan nama Piagam jakarta. Sidang II BPUPKI menyepakati Piagam Jakarta untuk menjadikan Mukadimah Undang-Undang Dasar dan pembahasan rancangan Batang Tubuh Undang-Undang Dasar. Tokoh-tokoh Perumus Pancasila Atas pertanyaan tersebut, beberapa anggota memberikan respons dengan mengajukan rumusan dasar negara. Berikut tokoh-tokoh ...

Jumlah Anggota BPUPKI dan Suasana Pembentukan BPUPKI serta Sejarah Terbentuknya BPUPKI tahun 1945

Berikut ini adalah pembahasan tentang Persiapan Kemerdekaan Indonesia oleh BPUPKI dan PPKI, jelaskan pembentukan bpupki, jumlah anggota bpupki, jelaskan keanggotaan panitia perancang uud, jelaskan keanggotaan ppki, jelaskan suasana sidang ppki tanggal 18 agustus 1945, waktu pembentukan bpupki, alasan pembentukan bpupki, bagaimana suasana pembentukan bpupki. Setelah kamu mengetahui motivasi bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan , bagaimana usaha-usaha para tokoh perjuangan Indonesia dalam mempersiapkan kemerdekaan? Tokoh-tokoh tersebut merumuskan konstitusi sebagai dasar negara. Konstitusi yang pertama bagi negara Indonesia adalah UUD 1945. Namun sebelumnya, kamu harus mengetahui dahulu tentang sejarah perumusan UUD 1945 sebagai konstitusi pertama Republik Indonesia. Terbentuknya BPUPKI dan PPKI Serangan-serangan balasan dari pihak Sekutu membuat satu per satu daerah yang sebelumnya dikuasai oleh Jepang, jatuh kembali ke tangan Sekutu. Agar rakyat Indonesia memberikan dukungan, Per...

Dampak Konflik dan Pergolakan Indonesia tahun 1960-an di Bidang Ideologis

Gambar
Konflik yang terjadi di Indonesia antara tahun 1955 sesaat setalah pemilu Indonesia yang pertama dan dekrit presiden sampai tahun 1960-an juga berdampak di bidang ideologis. Dampak Persaingan Ideologis Saat berpidato di depan sidang DPR, Presiden Ir. Soekarno menginginkan adanya demokrasi ala Indonesia, yang lebih didasarkan atas mufakat daripada demokrasi Barat yang cenderung memecah belah dengan ciri khas persaingan antara pemerintah dan oposisi. Dari sinilah ia mulai menggagas demokrasi terpimpin. Hal ini antara lain beliau suarakan dalam konsepsinya yang ia sampaikan pada tanggal 21 Februari 1957. Presiden berpendapat bahwa sistem demokrasi parlementer secara Barat tidak sesuai dengan kepribadian Indonesia sehingga harus diganti dengan sistem demokrasi terpimpin. Ide presiden itu menimbulkan perdebatan di masyarakat dan di DPR. Moh. Natsir dan para pemimpin Masyumi menentang gagasan itu. Foto: Mohammad Natsir Salah satu alasannya bahwa mengubah sistem pemerintahan dan susunan ketat...

Dampak Konflik dan Pergolakan Indonesia tahun 1960-an di Bidang Ekonomi

Gambar
Konflik yang terjadi di Indonesia antara tahun 1955 sesaat setalah pemilu Indonesia yang pertama dan dekrit presiden sampai tahun 1960-an juga berdampak di bidang ekonomi. Peristiwa-Peristiwa di Bidang Ekonomi Pengakuan kedaulatan ternyata belum bisa menyelesaikan perjuangan yang dijalankan bangsa Indonesia. Belanda meninggalkan beban utang luar negeri kita sebesar Rp1,5 miliar dan utang dalam negeri sejumlah Rp2,8 miliar. Defisit pemerintah waktu itu sejumlah Rp5,1 miliar. Ada beberapa langkah yang diambil oleh pemerintah untuk mengurangi beban tersebut. 1) Menteri Keuangan Mr. Sjafruddin Prawiranegara mengeluarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Serikat Nomor PU I tanggal 19 Maret 1950. Dengan dasar keputusan ini pemerintahan Kabinet Hatta melaksanakan pengguntingan uang dari nilai Rp5,00 ke atas sehingga nilainya tinggal separuh. Kebijakan ini biasa disebut sanering . Selanjutnya, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Darurat Nomor 21 Tahun 1950 tentang Pengeluaran U...

Pemberontakan PRRI dan Permesta

Gambar
Diantara pergolakan daerah yang muncul pada tahun 1960-an dalam bidang politik adalah adanya pemberontakan PRRI atau permesta dari Sumatera. PRRI/Permesta Pada tanggal 9 Januari 1958 di Sumatra Barat diadakan pertemuan yang dihadiri oleh Letkol Achmad Husein, Letkol Sumual, Kolonel Simbolon, Kolonel Dahlan Djambek, dan Kolonel Zulkifli Lubis. Dari sipil hadir M. Natsir, Sjarif Usman, Burhanuddin Harahap, dan Sjafruddin Prawiranegara. Pertemuan itu antara lain membicarakan pembentukan pemerintahan baru. Dalam sebuah rapat akbar di Padang tanggal 10 Februari 1958, Letkol Achmad Husein memberi ultimatum kepada pemerintah pusat sebagai berikut. a) Dalam waktu 5×24 jam Kabinet Djuanda menyerahkan mandat kepada presiden atau presiden mencabut mandat Kabinet Djuanda. b) Presiden menugaskan Drs. Moh. Hatta dan Sultan Hamengku Buwono IX untuk membentuk zaken kabinet. b) Meminta kepada presiden supaya kembali pada kedudukannya sebagai presiden konstitusional. Sidang kabinet menolak ultimatum it...

Dewan Banteng, Dewan Gajah dan Dewan Garuda: Dampak Konflik dan Pergolakan Politik tahun 1960-an

Gambar
Kita akan menganalisis persoalan-persoalan yang lahir dari hubungan pusat-daerah, persaingan ideologis, dan pergolakan sosial politik sampai tahun 1960-an. Rata-rata konflik itu disebabkan sisa-sisa pengaruh Belanda, perebutan kekuasaan, serta ketidaksiapan daerah dalam menerima dan menjalankan kebijakan pemerintah pusat. Dampak Persoalan Hubungan Pusat-Daerah Ada dua hal yang melatarbelakangi munculnya rasa ketidaksenangan di berbagai daerah. Pertama , alokasi biaya pembangunan yang diterima dari pusat tidak sesuai dengan harapan daerah. Kedua , di berbagai daerah belum muncul rasa percaya kepada pemerintah. Dari situlah kita bisa merunut munculnya berbagai gerakan dan pergolakan daerah yang mempengaruhi tatanan politik nasional. Gerakan-gerakan itu bisa berkembang karena adanya dukungan dari beberapa panglima daerah. 1) Dewan Banteng Di Sumatra Barat muncul Dewan Banteng yang dibentuk oleh Letnan Kolonel Achmad Husein pada tanggal 20–25 November 1956. Achmad Husein adalah Komandan R...

Isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Yang Menandai Lahirnya Sistem Demokrasi Terpimpin

Gambar
Pembahasan kali ini adalah tentang dekrit presiden 5 Juli 1959, ciri ciri demokrasi terpimpin, latar belakang pemilu pertama di Indonesia tahun 1955 dan sebutkan isi dekrit presiden 5 Juli 1959. Krisis Politik dan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Pada tanggal 22 April 1959 Presiden Ir. Soekarno dengan dukungan TNI, Dewan Nasional, dan kabinet mengkritik Konstituante agar menghentikan perdebatan yang bertele-tele itu, serta kembali ke UUD 1945. Pada saat sidang pleno Konstituante di Bandung itu, presiden menyampaikan pidato yang berjudul Res Publika ! Sekali Lagi Res Publika ! Beliau antara lain mengatakan, ”Marilah kita mencari dan menemukan kepribadian kita sendiri. Saudara-saudara, pokok daripada pokok ajakan saya ialah: Saya minta saudara-saudara menetapkan UUD’45 sebagai Undang-Undang Dasar Republik Indonesia.  Oleh karena dengan itu kita semua tetap sadar bahwa kita sebagai bangsa masih berada dalam medan perjuangan. Medan perjuangan! Tetap dalam medan perjuangan. Medan perjuangan...

Pemilu Pertama di Indonesia tahun 1955

Gambar
Artikel kali ini mengupas tuntas tentang Pemilu tahun 1955, pemilu pertama di indonesia , latar belakang pemilu 1955, pemenang pemilu 1955, uu tentang pemilu, pemilu pertama di Indonesia, dan latar belakang pemilihan umum tahun 1955. Peristiwa di Sekitar Pemilu Tahun 1955 Pemerintah Ali-Wongso mengumumkan bahwa pemilu akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 1955. Oleh karena itu, dibentuk Panitia Pemilihan Umum Pusat pada tanggal 31 Mei 1954, yang diketuai oleh Hadikusumo (PNI). Pada tanggal 16 April 1955 Hadikusumo mengumumkan bahwa pemilihan umum untuk parlemen akan diadakan pada tanggal 29 September 1955. Namun, sebelum pemilu berhasil digelar, Kabinet Ali-Wongso keburu jatuh. Salah satu penyebabnya adalah adanya ekses dari ”Peristiwa 17 Oktober 1952”. Pada tanggal 12 Agustus 1955 Presiden Ir. Soekarno melantik Mr. Burhanuddin sebagai perdana menteri. Kabinet Burhanuddin merupakan kabinet koalisi dengan Masyumi sebagai inti PNI sebagai oposisi. Pemilu berhasil diselenggarakan oleh ...

Proses Terbentuknya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Gambar
Artikel ini mengupas tentang proses kembalinya republik Indonesia sebagai negara kesatuan dari republik Indonesia Serikat, atau bisa disebut juga proses kembalinya RIS ke NKRI. Agenda yang masih harus diselesaikan oleh pemerintah RIS pada awal tahun 1950 adalah reorganisasi dalam tubuh Angkatan Perang. Selain harus mengatasi masalah tersebut, kabinet RIS di bawah Hatta juga dihadapkan pada masalah inflasi dan defisit dalam anggaran belanja. Pemerintahan kabinet RIS yang dibentuk tanggal 20 Desember 1949 harus mengatasi kebobrokan bangsa akibat perang kemerdekaan dan berbagai masalah nasional lainnya, seperti penyelesaian sengketa Irian Barat. Namun, belum sempat membuahkan hasil, desakan untuk kembali ke dalam bentuk negara kesatuan semakin menguat. Akhirnya, kabinet RIS di bawah pimpinan Drs. Moh. Hatta resmi dibubarkan pada tanggal 17 Agustus 1950. Proses Terbentuknya NKRI Proses Kembalinya Republik Indonesia Menjadi Negara Kesatuan Ada dua hal yang menyebabkan munculnya desakan da...

Faktor-Faktor yang Memaksa Belanda Keluar dari Indonesia

Gambar
Musuh yang dihadapi Belanda bukan lagi bangsa Inlander yang bermental kuli melainkan sebuah bangsa yang telah merdeka, bermartabat, dan memiliki percaya diri yang tinggi. Negara Republik Indonesia yang terbentuk di atas fondasi kemerdekaan itu pun mempunyai kepribadian yang kuat. Faktor-Faktor yang Memaksa Belanda Keluar dari Indonesia Selain tangguh dalam perlawanan bersenjata juga cerdik dalam berdiplomasi di dunia internasional. Agar lebih konkret, mari kita analisis bersama ketangguhan negara Republik Indonesia saat menghadapi krisis pada 19 Desember 1948. a. Kondisi Internal yang Berada di Indonesia Sesaat setelah ibu kota negara Yogyakarta diduduki Belanda tanggal 19 Desember 1948, pemimpin pemerintah kita mengirim dua kawat radiogram sekaligus. Yang satu untuk Menteri Kemakmuran Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintah Republik Darurat di Sumatra, yang kedua untuk Dr. Sudarsono, L.N. Palar, dan Mr. Maramis untuk membentuk exile Government Republic Indonesia di India b...

Usaha Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia oleh Pemerintahan di Sulawesi Selatan

Gambar
Usaha Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia oleh Pemerintahan di Sulawesi Selatan Pemerintahan di Sulawesi Selatan Upaya NICA untuk mencengkeram wilayah Sulawesi berhasil setelah mereka membujuk Najamudin Daeng Malewa. Hal ini dilakukan setelah membujuk Gubernur Ratulangi dan Tajudin Noor mengalami kegagalan. Dengan ditawari posisi yang tinggi, dengan gaji yang tinggi, dan tidak dianggap sebagai penjahat perang, Malewa mau melakukan apa pun perintah NICA. Ia antara lain berpidato melalui radio Hilversum untuk membentuk opini dan mempengaruhi rakyat. Akibatnya, Malewa dicap sebagai pengkhianat yang terus diburu oleh rakyat. Meskipun begitu, NICA pelan-pelan bisa menegakkan pemerintahannya di Sulawesi. Faktor yang mempermudah adalah tersedianya 49 kompi Belanda untuk daerah-daerah yang diduduki Australia, 2 divisi tentara Australia, 170.000 tentara Jepang, serta liciknya siasat politik yang mereka jalankan. Usaha Memperjuangkan Kemerdekaan Panglima Tentara Australia Brigadir F...

Usaha Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia oleh Pemerintahan di Aceh

Gambar
Usaha Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia oleh Pemerintahan di Aceh Pemerintahan di Aceh. Di Aceh, usaha mempertahankan kemerdekaan semula dipelopori oleh Angkatan Pemuda Indonesia (API) yang dipimpin Syamaun Gaharu bersama dengan Abdul Hamid Samalanga, Husein Yusuf, Nyak Neh, Said Usman, Said Ali, dan lain-lain. Susunan pengurus API ini kemudian menjadi cikal bakal TKR. Bersama rakyat mereka berhasil memperdaya tentara Jepang yang memang tengah frustasi. Dengan mudah mereka melucuti senjata Jepang di Sigli (200 pucuk), Seulimeum (180 pucuk), Kutaraja (600 pucuk dengan granat, meriam, dan gudang senjata), Lhokseumawe (600 pucuk), dan Peukan Cunda (60 pucuk). Senjata-senjata itu kemudian diserahkan kepada Residen Aceh Teuku Nya’Arif. Pada tanggal 3 Desember 1945 terjadi ketegangan antara uleebalang, ulama, dan tentara Jepang. Pokok permasalahannya adalah soal rebutan senjata. Pihak Jepang tetap tidak mau menyerahkan senjata kepada uleebalang ataupun ulama. Akhirnya, Komanda...